Katuk Segar ASI pun Lancar

Rupanya sudah tidak asing lagi terderngar oleh telinga kita semua, di Indonesia, terutama di daerah-daerah perkampungan, tanaman ini sejenis tanaman sayuran yang sering di sebut dengan tanaman berbentuk perdu. Tingginya mencapai 2-3 m. Cabang-cabang agak lunak dan terbagi Daun tersusun selang-seling pada satu tangkai, berbentuk lonjong dan agak bundar dengan panjang 2,5 cm dan lebar 1,25-3 cm, dan Bunga tunggal atau berkelompok tiga. juga mempunyai Buah bertangkai panjang sekitar 1,25 cm. Apakah nama tanaman tersebut??? jawabannya adalah Katuk.

Pada umumnya Daun Katuk  (Sauropus androgynus) merupakan tumbuhan sayuran yang banyak terdapat di Asia Tenggara, sebagai tumbuhan yang sering digunakan sebagai sayuran. Di Indonesia daun katuk digunakan untuk melancarkan air susu ibu, obat borok, bisul, demam, dan darah kotor. Daun Katuk diproduksi sebagai sediaan fitofarmaka yang berkhasiat untuk melancarkan ASI (air susu ibu). Menurut Sumber yang saya ketahui, Daun Katuk ini kaya vitamin K, selain pro-vitamin A (beta-karotena), B, dan C. juga dapat mengandung hampir 7% protein dan serat kasar sampai 19%. Kandungan Mineral yang terkandung di dalamnya adalah kalsium (hingga 2,8%), besi, kalium, fosfor, dan magnesium.

Warna daunnya hijau gelap karena kadar klorofil yang tinggi. Daun katuk dapat diolah seperti kangkung atau daun bayam. Ibu-ibu menyusui diketahui mengonsumsi daunnya untuk memperlancar keluarnya ASI. Perlu diketahui, daun katuk mengandung papaverina, suatu alkaloid yang juga terdapat pada candu (opium). tetapi, perlu anda ketahui, terutama bagi para ibu-ibu hamil/ibu-ibu yang sedang menyusui, jangan terlalu banyak mengkonsumsi Daun Katuk ini, karena mengkonsumsi Daun Katuk secara berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti keracunan papaverin.

 Sekilas Info:

Tidak hanya sebagai pelancar ASI daun katuk juga kaya senyawa yang dapat menggenjot mutu dan jumlah sperma, termasuk membangkitakn vitalitas seksual.
Daun katuk dipenuhi senyawa fitokimia berkhasiat obat. Sedikitnya mengandung tujuh senyawa aktif yang dapat mernagsang sintesis hormon-hormon steroid (seperti progesterone, astradiol, terstosteron, glukokortikoid) dan senyawa eikosanoid (diantaranya prostaglandin, prostasiklin, tromboksan, lipoksin, leukotrien).

Jika dikonsumsi wanita, senyawa aktif dalam daun katuk akan memacu pembentukan hormon kewanitaan, sehingga kulit menjadi halus. Rambut lebih sehat dan lembut. Sebaliknya, dalam tubuh laki-laki senyawa aktif daun katuk akan merangsang pembentukan hormon keperkasaan, yang akan menggenjot vitalitas seksual. Bahkan, produksi sperma melaju pesat seiring dengan peningkatan kualitasnya. Daun katuk dipuji mampu mengembalikan vitalitas dan kesuburan pria loyo.

Mungkin cukup sekian, sedikit artikel yang saya postingkan kali ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi Kesehatan Kita Semua.
Share this article :
 

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. DeVieSTA hEaLth - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger